Skip to main content

BISA...


Ketika berjalan sore hari aku mlelihat segerombol orang bermain voli disana mereka bermain dengan senang dan penuh suka cita. Aku bersama teman” ku ingin bermain juga tapi kami kurang suka dengan voli. Setelah itu kami pun diajak bermain berssama kami main asal”an, terus ada yang berkata “Kalau main harus serius jangan bercanda kalau kalian gak serius kalian bakal selamnya gak bisa bermain voli”, kata-kata itu membuat kawan-kawan saya putus asa tapi saya tidak kata-kata itu membangkitkan jiwa bermain saya. Saya tersadar kalau saya pasti bisa bermain voli dengan baik dan akan jadi pemenang suatu saat nanti. Setiap hari saya bermain bersama orang tua yang bermain voli dilapangan saya terus berlatih dan berlatih sampai suatu saat saya dapat suatu masalah. Masalahnya adalah dari kwan” saya karena mereka mengira saya terlalu terobsesi dengan yang namanya voli padahal saya hanya ingin membuktikan bahwa saya bisa bermain dan menjadi pemenang,tapi mereka salah mengartikannya saya terus dijauhi oleh mereka padahal saya ingin mengajak mereka bermain agar mereka semua bisa bermain bersama saya. Saya ingin kalu saya bisa mereka juga pasti biisa ,tapi makin lama saya terus dijauhi dan ditinggalkan. Tak lama saya seprti orang yang tak ada arah hidup dalam pikiran saya “percuma hidup tanpa teman gak ada guunya juga” saya ini bagai kapal yang tak ada ABK nya. 

Suatu hari saat saya telah bermain voli saya didatangi oleh seseorang dia melihat saya cukup bagus bermain dia bilang, “kamu punya bakat bermain ya”, saya jawab “ah,, tidak juga pak saya begini karena seseorang juga pak saya dulu tidak tau dan tidak suka juga dengan voli pak”, bapak itu brkata lagi “bgaimana bisa kamu brmain secantik ini tapi dulu kamu tidaak suka dengan permianan ini??”, saya menjawab, “Karena saya terdorong dari kata-kata orang tua saat saya pertama bermain voli kata-kata itu membakar jiwa brmain saya pak”, bapak itu bertanya lagi “kenapa kamu tidak mengajak teman-temanmu???, mungkin mereka bisa sepertimu bapak bisa biayain kamu dan tim mu untuk tnding bapak yakin sama kamu”, kata-kata itu membuat saya tertegun sejenak, dan saya menjawab “kawan saya tidak percaya lagi sama saya pak”. Diam sejenak baoak itu oun jawab “beri kepercayaan pada mereka kamu pasti BISA”. Saya pun tidak sungkan buat menjwab “SIAP pak akan saya beri keparcayaan pda mereka, terima kasih pak”. Disitu pun saya meminta nama dan no telepon bapk itu. Bapak itu bernama Budi.
Malam hari saya berpikir bagaimana cara untuk membuat kawan saya percaya lagi sama saya. Setelah lama saya berpikir mata ini tersa mngantuk dan saya pun tidur. Didalam tidur saya bermimpi bermain kembali dengan kawan saya tapi kami bermain bola kaki, dan keesokan hairnya saya pun berpikir untuk mngikuti mimpi saya semalam. Saya datang ketempat mereka bisa ngumpul dan saya mcoba menjelaskan pada mereka , mereka juga belum mngerti dan saya jelaskan cerita pertemuan saya dengan pak Budi mereka mulai tertarik dan akhirnya merka semua kembali percaya sama saya kami pun berlatih setiap malam sabtu pertama mereka belum bisa sama serti saat pertam kali main, keesikan harinya saya mendatangkan pak Budi untk membri merak semangat seprti yang ia lakukan pada saya, mereka pun bersemangat dan terus berlatih sampai akhirnya tiba kami bertannding di tingkat nasional dan kami pun medapat juara 3 itu menurut teman-teman dan saya sendiri adalah pencapaian yang bagus pak budi pun bangga dengan kami dan dia terus ada saat kami butuh dia, dan tim kami terus solid selamanya…

Selesai ^_^


                                                             created by_Ninuk Kurniawan

Comments

Popular posts from this blog

MAAFKAN LAH AKU.. :(

Aku disini menanti hadirmu kembali. Sendiri menikamti dinginnya malam. Sendiri merenungi semua kesalahan. Aku memang bukanlah sosok yang sempurna yang engkau inginkan, Apakah tidak bisa untuk aku memperbaikinya. Apakah hatimu telah tertutup untuk ku. Apakah rasa mu telah hilang pada ku. Aku minta maaaf menyia-nyiakanmu. Tak ada sedikit pun niat membuatmu menangis. Tak ada sedikit pun niat membuatmu terluka . Aku pasrah, Aku rela bila engkau memakiku, membuliku   . Karena itu pantas untuk aku dapatkan. Aku hanya ingin satu darimu “MAAFKAN LAH AKU   L ”. Created By_Ninuk Kurniawan

“HOPE”

Bulan menampakkan lingkaran penuhnya Terlihat indah dipandang Bintang menemani selalu Langit terasa senang karena semua bencampur dengan sangat sempurna Malam itu aku duduk diluar Melihat mereka(bintang,bulan, awan) di langit Seperti membicarkan sesuatu Aku melihat saja sambil tersenyum Disaat aku tersenyum ternyata ada yang kubayangkan yaitu DIA DIA(orang yang aku cintai) selalu membuat aku tersenyum dengan tingkahnya Tawanya yang  khas selalu terbayang dan itu lah yang membuat aku bahagia Aku selalu berharap DIA akan menemaniku sampai akhir hidup ku Tapi, hanya yang diatas lah yang menentukan semuanya Tapi aku kan berusaha selalu membuat DIA tersenyum setiap didekat ku Sesuai dengan kemampuan dan kesangupan ku I love U Desi rIo Anita (DIA)