Disini aku ingin bercerita tentang kehidupanku yang menurut ku membuatku selalu ada dalam keadaan bersalah. Dimulai dari malam aku menjemput dan menghantarkan ia pulang kerumah hari selasa sekitar jam 18.20 aku menunggunya di halte yang gak biasa tempat aku menjemputnya, itu karena permintaanku dan ia pun datang kesana menggunakan angkot dan ia pun menghampiri ku dengan muka lesu karena kelelahan habis mengikuti kegiatan disekolahnya. Ia pun naik ke motor ku dan kami pun langsung kearah perjalanan pulang. Setelah agak jauh dari halte aku pun mulai pembicaraan aku berkata”kenapa kok lesu banget nampaknya” , ia pun menjawab”tadi abis latihan silat bg disekolah”,dengan nada lesu, dan aku bertanya lagi ”udah makan belum dek??”, ia berkata “belum” aku melanjutkan “yok kita makan dulu nanti magh adek kambuh lho kalo gak makan”, ia pun menjawab “gak kok bg tenang aja gak adek makan dirumah aja deh magh adek gak bakal kambuh kok”. Disitu aku mulai tenang bila ia mengatakan itu aku pun ...