Skip to main content

Video Cover Pertama

Ini adalah video iseng yang saya rekam saat bermain gitar bersama teman teman rumah, jadi maklum suara nya agak kecil di dengar dan mungkin banyak kata yang tidak termasuk lirik yang masuk di dalam video ini :)
Check my first video, don't forget for like, comment and subscribe :)


Comments

Popular posts from this blog

MAAFKAN LAH AKU.. :(

Aku disini menanti hadirmu kembali. Sendiri menikamti dinginnya malam. Sendiri merenungi semua kesalahan. Aku memang bukanlah sosok yang sempurna yang engkau inginkan, Apakah tidak bisa untuk aku memperbaikinya. Apakah hatimu telah tertutup untuk ku. Apakah rasa mu telah hilang pada ku. Aku minta maaaf menyia-nyiakanmu. Tak ada sedikit pun niat membuatmu menangis. Tak ada sedikit pun niat membuatmu terluka . Aku pasrah, Aku rela bila engkau memakiku, membuliku   . Karena itu pantas untuk aku dapatkan. Aku hanya ingin satu darimu “MAAFKAN LAH AKU   L ”. Created By_Ninuk Kurniawan

“HOPE”

Bulan menampakkan lingkaran penuhnya Terlihat indah dipandang Bintang menemani selalu Langit terasa senang karena semua bencampur dengan sangat sempurna Malam itu aku duduk diluar Melihat mereka(bintang,bulan, awan) di langit Seperti membicarkan sesuatu Aku melihat saja sambil tersenyum Disaat aku tersenyum ternyata ada yang kubayangkan yaitu DIA DIA(orang yang aku cintai) selalu membuat aku tersenyum dengan tingkahnya Tawanya yang  khas selalu terbayang dan itu lah yang membuat aku bahagia Aku selalu berharap DIA akan menemaniku sampai akhir hidup ku Tapi, hanya yang diatas lah yang menentukan semuanya Tapi aku kan berusaha selalu membuat DIA tersenyum setiap didekat ku Sesuai dengan kemampuan dan kesangupan ku I love U Desi rIo Anita (DIA) 

BISA...

Ketika berjalan sore hari aku mlelihat segerombol orang bermain voli disana mereka bermain dengan senang dan penuh suka cita. Aku bersama teman” ku ingin bermain juga tapi kami kurang suka dengan voli. Setelah itu kami pun diajak bermain berssama kami main asal”an, terus ada yang berkata “Kalau main harus serius jangan bercanda kalau kalian gak serius kalian bakal selamnya gak bisa bermain voli”, kata-kata itu membuat kawan-kawan saya putus asa tapi saya tidak kata-kata itu membangkitkan jiwa bermain saya. Saya tersadar kalau saya pasti bisa bermain voli dengan baik dan akan jadi pemenang suatu saat nanti. Setiap hari saya bermain bersama orang tua yang bermain voli dilapangan saya terus berlatih dan berlatih sampai suatu saat saya dapat suatu masalah. Masalahnya adalah dari kwan” saya karena mereka mengira saya terlalu terobsesi dengan yang namanya voli padahal saya hanya ingin membuktikan bahwa saya bisa bermain dan menjadi pemenang,tapi mereka salah mengartikannya saya terus dij...